Rabu, 07 Juli 2010

Kecewa Putusan Pengadilan, Massa Bakar Gereja
Rabu, 7 Juli 2010 | 15:27 WIB
A A A Dibaca 102 kali
KUALA LUMPUR, TRIBUN - Awal tahun ini, sebuah peristiwa yang berhubungan erat dengan agama, pecah di Malaysia. Saat itu, warga muslim di Malaysia mengamuk dan membakar sebuah gereja protestan.

Aksi anarkis itu merupakan sikap protes warga muslim yang menentang penggunaan kata Allah oleh non-muslim. Aksi kebakaran itu adalah yang terparah di antara serangan lain terhadap 11 gereja, satu kuil Sikh, tiga mesjid, dan dua musala.

Serangan terhadap gereja ini menandai awal serangkaian serangan tempat ibadah di Malaysia. pada Januari setelah adanya putusan pengadilan yang mengizinkan umat Kristiani menggunakan kata "Allah" dalam publikasi bahasa Melayu mereka.

Sejumlah warga Muslim marah dan memprotes keputusan Pengadilan Tinggi tertanggal 31 Desember 2009. Isinya, membatalkan pelarangan pemerintah atas penggunaan kata "Allah" dalam publikasi non-Muslim.

Izin penggunaan kata Allah itu diajukan sebuah surat kabar Katolik di Malaysia, the Herald. Media cetak itu menyatakan memiliki hak menggunakan kata "Allah" . Alasannya, kata itu pun digunakan umat Kristen di negara berpenduduk Islam lainnya. 

Pada Selasa (6/7) di Kuala Lumpur, pengadilan Malaysia mulai melakukan proses peradilan bagi tiga warga Malaysia yang berusia sekitar 20-an tahun. Pengadilan menuduh dan mendakwa ketiganya telah membakar sebuah gereja dalam kasus yang berkaitan dengan kata Allah, sebagai acuan Tuhan bagi warga non-muslim. Jika terbukti, hukuman penjara maksimal 20 tahun menanti ketiganya.
  • sumber:bbc
KEMAMPUAN,SUKSES DAN KEMULIAAN

Bacaan Alkitab hari ini: Ulangan 9
Tujuan Allah memberi kepandaian dan kekuatan kepada manusia bukan­lah dimaksudkan agar manusia menjadi sombong, melainkan agar manu­sia memakai kepandaian dan kekuatan tersebut sebagai alat untuk memu­liakan Dia.
Born to success (dilahirkan untuk sukses). Kata-kata ini sering kita dengar saat kita mendengar ceramah motivasi. Kata-kata tersebut memang ada benarnya, terutama ketika kita merenungkan kisah tentang bagaimana Allah menciptakan manusia. Kita bisa membaca buku-buku ilmu pengetahuan tentang kemampuan dan cara kerja otak kita yang menak­jubkan atau seberapa besar kekuatan otot manusia. Kita harus menyadari bahwa Allah memberikan kepada manusia kemampuan untuk hidup dan mencapai sukses, walaupun wujudnya berbeda-beda bagi setiap orang.
Secara manusia, kita memiliki alasan untuk membanggakan diri karena kita diciptakan sebagai makhluk yang cerdas dan kuat. Akan tetapi, kebang­gaan diri bukanlah tujuan Allah dalam menciptakan manusia. Tujuan Allah menciptakan manusia adalah untuk kemuliaan nama-Nya. Allah memberi­kan kemampuan kepada manusia karena Allah menginginkan agar manusia memuliakan Allah dengan kemampuannya, sehingga kesuksesan yang dica­pai manusia dalam hidup menjadi alat bagi kemuliaan Tuhan. Allah mengi­ngatkan bangsa Israel bahwa keberhasilan mereka untuk memasuki Tanah Kanaan bukan didasari oleh kemampuan mereka, sebab bangsa yang me­reka hadapi jauh lebih kuat daripada mereka, sehingga mereka tidak boleh menyombongkan diri. Ingatlah bahwa keberhasilan dan kemampuan kita seharusnya kita pakai untuk memuliakan nama Tuhan! [RY]
Yeremia 9:23
“Beginilah firman TUHAN: “Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya.”

Faithfreedom.org

NYT > Israel

ForumKristen.com - Komunitas Kristen Terbesar di Internet